Tahun 2024 Jumlah Hewan Kurban di Tambirejo Meningkat

  • Jun 18, 2024
  • Admin Tambirejo
  • BERITA DAN KABAR DESA, RELEGI , SENI DAN KEBUDAYAAN

Tambirejo-Grobogan (18-06-2024), Pada bulan Dzulhijah ada ada dua peristiwa penting yang secara serempak dilakukan umat Islam di dunia bertepatan dengan Hari Raya Idul  qurban. Pertama, pelaksanaan ibadah haji di Makkatul Mukarramah yang tengah dilakukan saudara-saudara kita. Kedua, ibadah kurban yang insya Allah kita pun ikut melaksanakannya  kurban bermakna melakukan sembelihan hewan kurban yang dilakukan pada momen Idul qurban. Baik hari nahr tanggal 10 Zulhijah ataupun hari tasyrik tanggal 11-13 Zulhijah

Di Desa Tambirejo Peringatan Hari Raya Qurban pada tahun 1445 H juga dilaksanakan pada hari yang sama yaitu pada hari Senin , 17 Juni 2024, untuk pelaksaanaan ibadah Sholat Iedul Adha dilaksanakan diseluruh masjid yang ada di dusun- dusun yang berada di Desa Tambirejo. Sedangkan untuk pelaksanan penyembelihan hewan kurban ada yang di masjid atau rumah warga yang berkurban.  Untuk tahun 2024 ini di Tambirejo ada peningkatan jumlah hewan kurban dari pada tahun sebelumnya. Tahun 2023 jumlah hewan kurban sapi sebanyak 24 ekor dan tahun ini menjadi 32 ekor, sedangkan untuk kurban kambing tahun 2023 sebanyak 82 ekor menjadi 90 ekor. Dengan adanya peningkatan jumlah kurban ini mungkin menunjukkan salah satu bukti tentang kesadaran umat muslim di Tambirejo meningkat tentang makna kurban.

Sebagaimana dikutip dari tulisan oleh Tgk Syaiful Bahri, menjelaskan “ bahwa Ibadah kurban yang dilakukan dengan cara menyembelih hewan kurban pada hakikatnya adalah bentuk ekspresi keimanan dan ketakwaan atas perintah Allah SWT. Pengamalan kurban ini bersifat  ta’abbudi )* dan harus sesuai dengan petunjuk Allah dan rasul-Nya. Memang secara fisik yang disembelih adalah hewan kurbannya, tetapi hakikat yang sampai pada-Nya adalah bentuk ketakwaan.  Hikmah yang kedua adalah rasa syukur nikmat kepada Allah SWT. Ibadah kurban yang dilakukan kaum muslimin pada hakikatnya adalah bentuk rasa syukur atas nikmat yang telah Allah SWT berikan. Mengapa demikian? Allah SWT telah menginstruksikan kepada manusia khususnya orang Islam untuk mengungkapkan rasa syukur nikmatnya dengan istilah Tahadduts bin ni’mah )**.  Hikmah yang ketiga adalah kurban sebagai ungkapan simpati/empati dengan sesama manusia. Ibadah kurban yang dilakukan kaum muslimin mempunyai dua dimensi pokok, yaitu dimensi vertikal atau hubungan dengan Allah SWT sebagai landasan iman dan takwa, serta dimensi horizontal atau hubungan dengan sesama manusia sebagai bentuk nyata hubungan sosialnya. “

 Semoga semuanya mendapatkan ridha Allah SWT, masyarakat Tambirejo sejahtera lahir dan batin, aamin. ( shp)

 

)*Ta'abbudi yang dimaknai sebagai pemahaman keagamaan yang harus diikuti tanpa harus mempertanyakan alasan dibalik sebuah perintah syariah agama

)**Tahadduts bin ni'mah berarti mensyukuri nikmat, menyebarkannya, menampakkan nikmat, dan memberitahukannya kepada orang lain.