Mulai tanggal 12 Januari s.d tanggal 10 Februari 2012 Desa Tambirejo Kecamatan Toroh  dan 32 desa lain di Kabupaten Grobogan, mendapatkan alokas kegiatan untuk Bhakti Karya Praja ( BKP) Institut Pemerintahan Dalam Negeri ( IPDN) tahun 2012, untuk angkatan pertama dari perubahan nama STPD menjadi IPDN. Desa Tambirejo sendiri ditempatkan 26 orang Praja dan seorang Dosen Pembimbing. Para Praja di Desa Tambirejo menginap di empat induk semang yaitu : di rumah Kepala Desa sebanyak 11 orang praja dan 1 orang dosen pembimbing, di rumah Kepala Dusun Tambirejo sebanyak 5 orang praja, di rumah Kepala Dusun Grogol sebanyak 5 orang  praja dan di rumah Kaur Pembangunan sebannyak 5 orang praja.Lokasi Induk semang semua dekat dengan kantor desa.       Kegiatan praja di desa antara lain : Pengisian 26 buku administrasi desa, pengentrian data keluarga untuk profil desa dan kegiatan lain yang menunjang terciptanya kebaikan dan kemajuan desa. Para praja setiap hari datang ke kantor desa dengan jalan kaki, lokasi terjauh adalah dari rumah Kepala Desa yang berada di Pucang Utara. sebelum kegiatan di kantor desa diadakan apel pagi terlebih dahulu, yang dibimbing oleh Dosen pembimbing.      Praja yang melakukan BKP di Desa Tambirejo, terdiri dari seluruh Nusantara, ada yang dari Palembang, Padang, Subang, Banyumas, Pekalongan, Semarang, Blora, Bondowoso, Karangasem Bali, Lombok, NTB, NTT, Papua Barat, Maluku Utara, Maros Sulsel, Gorontalo ,Tomohon dll. Meskipun berbeda suku , mereka dapat bekerja sama dan santun dalam berkomunikasi dengan Perangkat Desa dan masyarakat Desa Tambirejo. Masalah kedisipilinan yang merupakan moto hidup Praja sangatlah baik dan dapat mereka laksanakan dalam setiap kegiatan, jadi tak salahlah kalau mereka merupakan salah satu putra – putri terbaik dari setiap Kabupaten/ Kodya yang tersebar di Nusantara,      Kami berharap kepada para Praja agar nantinya setelah selesai menyelesaikan pendidikan di Kampus, dapat menerapkan ilmu dan pengalaman yang telah didapat, untuk kemajuan daerah asal yang  bisa membawa kesejahteraan masyarakat. Karena mereka selama ini telah dididik di kawah candradimuka dengan dana APBN yang salah satu sumbernya adalah pajak dari rakyat Indonesia. Jadi mereka ada di kampus karena rakyat dan kembali lagi untuk rakyat. Untuk para Praja selamat berjuang untuk kemakmuran rakyat Indonesia. Semoga medapat ridha Allah swt, Amin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *