Tambirejo- Grobogan (21-12-2019). Bank Jateng (dahulu bernama Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah/BPD Jateng) adalah satu-satunya bank daerah yang berguna untuk meningkatkan perekonomian masyarakat khususnya di Jawa Tengah. Bank Jateng berpusat di kota Semarang. Bank Jateng didirikan pada tahun 1963 dengan nama PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah (PT BPD Jateng). Pendirian tersebut dipelopori oleh Pemerintah Daerah beserta tokoh masyarakat dan tokoh pengusaha swasta di Jawa Tengah atas dasar pemikiran perlunya suatu lembaga keuangan yang berbentuk Bank, yang secara khusus membantu pemerintah dalam melaksanakan pembangunan di daerah (Wikipedia). Itulah sekilas tentang Bank Jateng banknya orang Jawa Tengah.

Sebulan yang lalu tepatnya pada tanggal 28 Oktober 2019 bertempat di Balai Desa Boloh, dalam acara Bupati Sambang  Warga. Kelompok Hidroponik Mukti Rahayu Desa Tambirejo mendapatkan perhatian dari Pemerintah Daerah Kabupaten Grobogan, perhatian tersebut berupa undangan untuk menghadiri acara tersebut. Dan tak hanya sekedar undangan namun juga mendapatkan bantuan berupa uang tunai senilai Rp. 2.500.000.- ( dua juta lima ratus ribu rupiah ). Bantuan yang disampaikan oleh Ibu Hj. Sri Sumarni, SH, MM diterima langsung Ibu Rukiyem selaku Sekretaris Kelompok Hidroponik Mukti Rahayu . Bantuan dana tersebut bersumber dari dana peduli Bank Jateng, selama ini Bank Jateng selalu berusaha dengan segala cara untuk meningkatkan perekonomian masyarakat khususnya di Jawa Tengah dan membantu pemerintah dalam melaksanakan pembangunan di daerah. Banyak kegiatan yang dilakukan, ada bantuan modil ambulan, pembangunan jalan, bantuan pendidika, insentif guru ngaji dan lain- lain. Namun kegiatan peduli Bank Jateng tersebut di setiap daerah tentu berbeda karena menyesuaikan dengan kondisi daerahnya masing- masing.

Dengan bantuan tersebut Kelompok Hidroponik Mukti Rahayu Desa Tambirejo, tentunya akan lebih bergairah untuk terus mengembangkan kegiatan tanaman hidroponik yang saat ini berlokasi di lingkungan Balai Desa Tambirejo. Dana dapat  dibelanjakan untuk kebutuhan kelompok hidroponik, sehingga kegiatan kelompok hidroponik tetap berjalan sebagai mana mestinya untuk menyediakan sayuran yang sehat. Semoga semuanya mendapat ridha Allah swt. Aamiin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *