Bertemu Pak Jokowi ?? Mimpikah Kami ??.

Jum’at , 14 September 2018 pukul 17.45. WIB dalam kegelapan menjelang malam bertempat di pinggir jalan Sendangsari Desa Tambirejo Kecamatan Toroh Kabupaten Grobogan , Kepala Desa Tambirejo Bp. Yakub Raras Puspitanianto. S.Sos, di dampingi Sekretaris Desanya yaitu Sarah, bersama Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kab. Grobogan Bp. Drs. Sanyoto MM berembug serius dengan Staf Protokol Kepresidenan Republik Indonesia. Teriring dengan seruan azan magrib malam itu ditetapkan bahwa Presiden ke 7 Republik Indonesia Bp. Ir. Haji Joko Widodo besuk Sabtu, 15 September 2018 akan hadir di lokasi tersebut, yaitu pembangunan talud jalan yang didanai dari Dana Desa bersumber APBN tahun 2018. Deal… Peserta rembug kecilpun bergegas memenuhi panggilan untuk menunaikan ibadah sholat magrib.

Malam itu juga Kepala Desa Tambirejo Bp. Yakub Raras Puspitanianto. S.Sos, pun mengeluarkan ajian andalannya yaitu aji bandung bandawasa dengan didampingi para punggawa desa untuk menyiapkan segalanya untuk acara kunjungan Bp. Presiden tersebut. Di pihak lain dari Dispermades, Pihak Keprotokolan Kepresidenan, Sekretariat Negara,  Paspampres dan semua pihak yang berkaitan dengan acara tersebut juga saiyeg sa eko kapti gotong royong demi lancarnya acara tersebut.

Pagi hari Sabtu, 15 September 2018, kurang lebih pukul 07.30 WIB ,  Dirjen Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Kemendes PDTT Bapak Taufiq Majid telah mengawali hadir di lokasi acara dan singgah dirumah Sekretaris Desa Tambirejo. Selang tiga puluh menit Bapak Eko Putro Sandjaja Menteri Kementerian Desa , Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi ( Kemendes PDTT) hadir langsung kelokasi kegiatan pembangunan talud jalan yang didanai dari Dana Desa bersumber APBN tahun 2018. Dalam kesempatan tersebut Bapak Menteri langsung berdialog dengan para pekerja pembangunan talud jalan tersebut. Dialog berjalan dengan santai dan penuh kekeluargaan, dilanjutkan dengan singgah di rumah Sekretaris Desa Tambirejo untuk bersambung rasa sambil menunggu kehadiran Bapak Presiden. Dalam sambung rasa tersebut yang dikuti oleh Kepala Desa Tambirejo, Perangkat Desa, Kader PKK, Pendamping Desa, Camat Toroh, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kab. Grobogan, bersama jajaran, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Jawa Tengah Bapak Drs. Sudaryanto, M.Si. Dalam sambung rasa gayeng penuh keakraban tersebut banyak usulan dan masukan guna kemajuan dan kemandirian desa. Untuk Desa Tambirejo diberikan tawaran langsung dari Bapak Menteri, dan Bapak Kepala Desa Tambirejo siap melaksanakan dan menindaklanjuti tawaran tersebut.

Kurang lebih pukul 12.15 WIB, yang ditunggu- tunggu oleh warga Desa Tambirejo dan sekitarnya telah hadir , beliaulah Presiden Republik Indonesia ke 7 ( tujuh ) yang dikenal masyarakat dengan kesederhanaannya, yaitu Bapak Ir. H. Joko Widodo. Kehadiran beliau didampingi oleh Gubernur Jawa Tengah Bp. Ganjar Pranawa, Wakil Gubernur Jawa Tengah Bp. Taj  Yasin, Bupati Grobogan Ibu Sri Sumarni, dan disambut langsung oleh Kepala Desa Tambirejo Bp. Yakub Raras Puspitanianto, Kepala Dispermades Kab. Grobogan Bp. Sanyoto dan Menteri Kementerian Desa , Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi ( Kemendes PDTT) Bapak Eko Putro Sandjaja. Bapak Presiden turun dari mobil namun tidak bersedia dipayungi meskipun terik panas matahari membakar. Dan segera bergegas  menuju lokasi kegiatan pembangunan talud jalan yang didanai dari Dana Desa bersumber APBN tahun 2018. Kepala Desa Tambirejo yang mendampingi Bapak Presiden menjelaskan segala kegiatan yang dilaksanakan Pemerintah Desa Tambirejo dari tahun 2015 s.d 2018. Terutama kegiatan yang bersumber dari Dana Desa. Pada kesempatan tersebut Bapak Presiden Joko Widodo berdialog dengan para pekerja pembangunan talud. Bapak Presidenpun rela jongkok untuk besambung rasa tersebut. Bapak Presiden menanyakan masalah : kegunaan pembangunan talud tersebut,  mulai kapan bekerja, upah kerja yang diterima, kapan penerimaan upah kerja, ada manfaatnya tidak . dan dari pekerja menjawab bahwa talud tersebut untuk penahan jalan agar tidak longsor, bekerja mulai tiga hari yang lalu, upah yang diterima sebesar Rp. 70.000,- untuk pekerja, Rp.90.000,- untuk tukang dan Rp. 100.000,- untuk kepala tukang, upah diterima pada sore hari sehabis bekerja karena Dana Desa tahun ini diprioritaskan untuk padat karya tunai , dan upah tersebut sangat berguna sekali untuk kehidupan sehari hari, pekerja berharap agar Pak Jokowi setiap tahunnya membantu desa dengan dana desa, yang langsung bisa dirasakan masyarakat bawah dengan sistem padat karya tunai. Tak hanya jongkok Pak Jokowi pun langsung turun dari jalan langsung menyalami pekerja satu persatu. Masyarakat berteriak histeris saking gembiranya dan bertepuk tangan melihat Presidennya seperti itu. Pak Jokowi tak mau dibantu dalam turun tersebut, setelah menyalami pekerja beliau naik, Kepala Desa Tambirejo yang mendampingi turun.. bergegas naik ke jalan raya untuk membantu Pak Jokowi naik jalan, tapi beliau bilang “ MOH “ ( tidak mau ), padahal ketinggiannya hampir satu meter,  Pak Kades bersama Pak Kemendesa tertawa,  .. itulah Presiden kita …. Presiden Indonesia… .

Presiden Jokowi kembali berjalan untuk menemui warga dan disambut anak – anak sekolah dengan lagu Selamat datang  Pak Jokowi, Pak Jokowi menghampiri satu persatu anak dan diberikan hadiah buku tulis. Anak- anak sangat bergembira mendapat hadiah dari Presidennya. Wargapun semakin antusias untuk mendekat dan ingin menyalami Presidennya, sambil berteriak Pak Jokowi- Pak Jokowi- Pak Jokowi……

Mimpikah ini ….. ternyata tidak ..

Ini adalah kisah nyata bagi kami warga Desa Tambirejo karena Kehendak Allah Yang Maha Kuasa , mempertemukan kami dengan Presidennya , sosok Presiden yang sederhana dan merakyat. Mungkin entah kapan lagi bisa dipertemukan… namun semua mungkin karena kehendakNya.

Semoga semuanya mendapatkan ridha Allah Swt. Aamiin . ( shp )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *