KROMATIS ( Keroncong Romantis ) ya itulah adalah salah satu acara TVRI Semarang yang tayang pada jam 15.00. WIB s.d 16.00. WIB pada setiap hari Sabtu. Acara yang dibawakan Mbak Alma Zein cukup banyak digemari pemirsa TVRI Semarang di Jawa Tengah. Secara bergantian group orkes keroncong yang ada di Jawa Tengah unjuk gigi di acara tersebut pada setiap pekannya.

Sabtu tanggal 10 November 2018 kemarin, Orkes Keroncong Muda Saputra Desa Tambirejo juga mengisi acara tersebut. Selain sajian musik keroncong sesuai dengan pilihan pemirsa TVRI,  juga ada acara wawancara dengan salah satu nara sumber pendamping Orkes Keroncong Muda Saputra. Sore itu Orkes Keroncong Muda Saputra didampingi oleh PLT. Kepala Desa Tambirejo, Sarah, SE. Dalam penjelasan nara sumber bahwa Orkes Keroncong Muda Saputra Desa Tambirejo adalah orkes keroncong yang digawangi anak anak muda anggota karang taruna. Orkes ini terbentuk dari ide Sdr Andika Ponco Wibisono yang sedang menyusun tugas akhirnya, sdr Andika ingin membentuk group musik  yang beda .  keingingan tersebut  dengan di dukung Kepala Desa Tambirejo Bp. Yakub Raras Puspitanianto, S.Sos. Maka Sdr. Andika bersama teman teman Karang Taruna Muda Saputra yang mempunyai hoby musik,  mencoba untuk mulai merintis kejayaan keroncong Indonesia dari desa, agar keroncong tersebut bisa jaya kembali. Meskipun saat ini di negara asalnya,  musik keroncongpun sudah kurang eksis sesuatu yang tentang seni keroncong . Seni keroncong yang awalnya datang ke Nusantara pada abad 12 M, yang dibawa oleh bangsa Portugis, dan sempat jaya ada di Nusantara sampai dengan era Indonesia Merdeka. Namun saat ini gaungnya sudah kalah dengan jenis musik lain. Itulah awal dari terbentuknya Orkes Keroncong Muda Saputra, dan saat ini Orkes Keroncong Muda Saputra telah eksis di Grobogan, dengan banyaknya job yang ada. Pemain orkes keroncong Muda Saputra semua anak muda, yang juga punya pekerjaan lain.

Ya acara Kromatis akhirnya berakhir dan akan tayang kembali pada pekan berikutnya. Dengan tampilnya orkes keroncong Muda Saputra Desa Tambirejo di acara Kromatis TVRI Semarang ini , membuktikan bahwa program desa membangun di Desa Tambirejo  bisa berjalan sesuai tujuannya, tidak hanya pembangunan fisik namun juga pembangunan non fisik  untuk  pembangunan manusia seutuhnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *