Mungkin kita sudah tak asing lagi dengan kata MMD yang merupakan kepanjangan dari Musyawarah Masyarakat Desa. MMD adalah pertemuan perwakilan warga desa beserta tokoh masyarakatnya dan para petugas untuk membahas hasil survei mawas diri dan merencanakan penanggulangan masalah kesehatan yang diperoleh dari hasil survei mawas diri. Pada hari Rabu, 23 Januari 2019,  mulai pukul 09.00 WIB, Pemerintah Desa Tambirejo difasilitasi Dinas Kesehatan Kabupaten Grobogan, melalui Pukesmas Toroh I, telah melaksanakan kegiatan MMD. Dalam kegitan tersebut diikuti Aparatur Pemerintah Desa Tambirejo, Kader Kesehatan Desa Tambirejo, Pengurus Lembaga Kemasyarakatan Desa Tambirejo, Tenaga Kesehatan yang bertugas di Desa Tambirejo, mahasiswa KKN dari UNDIP dan dihadiri oleh Tim dari Pusksemas Toroh I.

MMD dibuka oleh Tim dilanjutkan sambutan pertama Kepala Desa Tambirejo Yakub Raras Puspitanianto, S,Sos. , adapun sambutan yang kedua adalah Kepala Puskesmas Toroh I  dr. Wiwik Wibawa. Dalam sambutannya Kepala Desa Tambirejo menyampaikan ucapan terima kasih kepada Puskesmas Toroh I yang telah memfasilitasi kegiatan MMD Tambirejo. Selama ini Pemerintah Desa Tambirejo telah cukup aktip bekerja sama dengan Puskesmas untuk melaksanakan kegiatan bidang kesehatan, bahkan setiap tahunnya Pemerintah Desa Tambirejo selalu menganggarkan pembangunan bidang kesehatan jutaan rupiah  bahkan  puluhan juta rupiah, demi kesejahteraan warga desa Tambirejo. Mulai dari bantuan stimulan PMT, insentif Kader Kesehatan, operasional PKD,  senam sehat bumil dan lain- lainnya. Dan semoga dalam MMD kali ini bisa tergali gagasan dan solusi permasalahan kesehatan.  Dalam sambutannya Kepala Puskesmas Toroh I dr. Wiwik Wibawa,  juga disampaikan bahwa kegiatan MMD ini seharusnya merupakan kegiatan rutin dari desa melalui Forum Kesehatan Desa, namun untuk langkah awal ini untuk sementara difasiltasi oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Grobogan melalui Puskesmas ,  dengan adanya MMD ini kita bisa membantu pemerintah dibidang kesehatan untuk merencanakan dan melaksanakan  program kegiatan bidang kesehatan sesuai harapan masyarakat, sehingga bisa teruwujud masayarakat sehat dan Indonesia sehat.

Untuk merefres peserta MMD, Mahasiswa KKN dari UNDIP mengajak peserta MMD untuk sejenak melepas penat dengan senam gembira bersama, peserta cukup gembira dengan acara ini karena bisa bergoyang bersama diiringi musik senam dan rasa penat pun hilang, jiwa dan badan segar dan siap mengikuti acara berikutnya. Acara dilanjutkan dengan paparaan oleh Ketua FKD ( Forum Kesehatan Desa ) Tambirejo, Sarah, SE . Dalam paparannya Ketua FKD Tambirejo menyampaikan bahwa kegiatan MMD ini mempunyai beberapa tujuan diantaranya adalah :

  • Masyarakat mengenal masalah kesehatan di wilayahnya;
  • Masyarakat bersepakat untuk menanggulangi masalah kesehatan melalui pelaksanaan Desa Siaga dan PKD;
  • Masyarakat menyusun rencana kerja untuk menanggulangi masalah kesehatan, melaksanakan Desa Siaga dan PKD.

Sebelum  diadakan MMD terlebih dahulu dilaksanakan SMD ( Survai Mawas Diri ), dalam SMD di Desa Tambirejo yang dilaksanakan pada bulan Desember 2018 oleh Tim dari Puskesmas Toroh I dengan mengambil responden warga secara acak sebanyak 100 ( seratus )responden. Kuisioner terdiri dari beberapa pertanyaan masalah kesehatan, di antaranya adalah masalah Gizi, Kesehatan Lingkungan, Promkes, P2P, KIA, dan lainnya. Hasil dari SMD ditindak lanjuti MMD pada hari ini, sehingga permasalahan kesehatan yang ada di Desa Tambirejo ada solusi penanganan. Karena permasalahan Kesehatan sangat penting, namun ada keterbatasan sumber daya, maka untuk mewujudkan desa siaga perlu adanya dukungan dari berbagai pihak, antara lain dari kader dan tokoh masyarakat di desa.

Acara inti MMD adalah diskusi rencana kerja tindak lanjut, yang dipimpin oleh Kepala Desa Tambirejo. Dalam diskusi tersebut didapat usulan dan saran dari peserta, yang semuanya adalah dukungan kegiatan bidang kesehatan dan tak lupa juga usulan insentih untuk kesejahteraan kader kesehatan yang ada di desa. hasil diskusi tersebut ditingkat Pemerintah Desa akan menjadi salah satu bahan untuk penyusunan RPMDesa 2020-2026, dan penyusunan RKP Desa Tahun 2020. Sedang untuk Puskesmas akan ditindaklanjuti dengan program- program yang telah ada.

Semoga semuanya mendapatkan ridha Allah swt, rakyat sehat sejahtera. ( shp).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *