Tambirejo- Grobogan (22-09-2019). Sosoknya pendiam dan kalem tak disangka kalau gerakannya bisa membuat lawan bertekuk lutut dalam setiap pertandingan, dengan usia baru 15 tahun,  tepatnya kelahiran 7 Juli 2004. Saat  ini baru duduk dibangku SMA Negeri 1 Grobogan kelas X, anak kedua dari dua bersaudara,  dari pasangan Daryanto dan Dianna Setyawati yang bertempat tinggal di RT 01 RW 04 Desa Tambirejo Kecamatan Toroh Kabupaten Grobogan dengan nama Renditya Hikmal Aryantara ini mendapatkan pemanggilan Tim Pelatanas PB FORKI Jakarta.

 Ya Rendi adalah seorang atlit karateka FORKI Grobogan yang pada hari Senin, 23 September 2019 nanti akan terbang ke Jakarta untuk mengikuti Pelatnas sebagai Kontingen Indonesia pada Kejuaraan Dunia WKF Kadet Junior  U 21 Championship di Santiago Chile, 23-27 Oktober  kelas Kumite 63 kg pa. Rendi bersama 21 peserta yang lain akan mengikuti pelatnas di Mabes Polri selama kurang lebih satu bulan. Dan pada tanggal 23 Oktober 2019 harus sudah berada di Santiago Negara Chille.  Rendi akan menempuh penerbangan kurang lebih 27 jam dari Jakarta menuju Santiago, yang mungkin akan transit terlebih dahulu di Jepang. Rendi dan kawan- kawan harus bisa menjaga kondisi badan dan jiwanya karena lamanya penerbangan tersebut, sehingga dalam pertandingan nantinya bisa mencapai hasil yang terbaik.

Perjuangan orang tua Rendi tak sia- sia karena dari kecil sudah diikutkan latihan karate , sudah banyak kemenangan yang di raih dalam berbagai kejuaraan yang dikuti. Pasangan Daryanto- Dianna memang sosok pasangan yang gemar pada olah raga, kedua putranya semuanya menjadi atlit, meskipun berbeda dalam cabang olah raga. Kakak Rendi yang bernama Alamanda Dinda Puspitasari juga merupakan atlit bola voli, yang saat ini sedang menempuh Pendidikan Kejuruan Pelatihan Olah Raga di Universitas Negeri Semarang (UNNES). Pasangan Daryanto- Dianna memang salah satu contoh dari orang tua yang peduli kepada anaknya, sehingga bisa tahu dan bisa mengarahkan anak nantinya kemana, untuk mencapai kesuksesan. Meskipun penuh dengan pengorbanan waktu, tenaga dan biaya yang tidak sedikit demi tercapai cita- cita anaknya sesuai dengan bakat dan kemampuannya masing- masing. Mudah- mudahan jerih payah dan perjuangan Rendi dan kedua orang tua bisa dipetik hasilnya. Dalam kejuaraan ini mendapatkan yang terbaik yang bisa mengharumkan nama bangsa dan negara tercinta Indonesia. Semoga Allah swt selalu meridhaiNya. Aamiin.shp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *