Kelompok Hidroponik Mukti Rahayu  Desa Tambirejo  adalah merupakan wadah perkumpulan ibu ibu anggota PKK Desa Tambirejo  yang peduli pada kegiatan tanaman hidroponik. Kelompok ini terbentuk setelah adanya kunjungan Bapak Eko Putro Sandjaja Menteri Kementerian Desa , Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi ( Kemendes PDTT), yang mendampingi kunjungan Bapak Ir. H. Joko Widodo di Desa Tambirejo dalam rangka tranparansi penggunaan Dana Desa pada tanggal 15 Sepetember 2018. Dalam kesempatan tersebut Bapak Menteri langsung berdialog dengan para pekerja pembangunan talud jalan tersebut. Dialog berjalan dengan santai dan penuh kekeluargaan, dilanjutkan dengan singgah di rumah Sekretaris Desa Tambirejo Sarah , SE, sambung rasa tersebut yang dikuti oleh Kepala Desa Tambirejo, Perangkat Desa, Kader PKK, Pendamping Desa, Camat Toroh, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kab. Grobogan, bersama jajaran, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Jawa Tengah Bapak Drs. Sudaryanto, M.Si. Dalam sambung rasa gayeng penuh keakraban tersebut banyak usulan dan masukan guna kemajuan dan kemandirian desa. Untuk Desa Tambirejo diberikan tawaran langsung dari Bapak Menteri, dan Bapak Kepala Desa Tambirejo Yakub Raras Puspitanianto, S.Sos., siap melaksanakan dan menindaklanjuti tawaran tersebut Bapak Menteri menyempatkan diri bersambung rasa dengan anggota PKK.  Adapun salah satu tawaran yang ada adalah berupa pelatihan hidroponik bagi ibu ibu anggota PKK Desa Tambirejo, ibu ibu PPK pun menyanggupi tawaran tersebut.

Dua bulan  setelah acara kunjungan Bapak Presiden Ir. Joko Widodo ke Desa Tambirejo, dari Kemendes PDTT  melaluBBLM Yogyakarta  benar- benar mengundang anggota PKK Desa Tambirejo untuk mengikuti pelatihan hidroponik di Yogyakarta selama  satu minggu, mulai tanggal 5 s.d 11 November 2019. Tak tanggung tanggung yang diundang untuk mengikuti pelatihan, ada sebanyak 30 orang anggota PKK Desa Tambirejo yang mengikuti pelatihan. Selamat tujuh hari  orang anggota PKK Desa Tambirejo digodog di kawah candra dimuka  BBLM Yogyakarta. Dan sebagai persyaratan pelatihan tersebut ibu ibu harus tergabung dalam kelompok yang lebih terdahulu dibentuk kelompok UPPK (Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga ) dengan nama “ Mukti Rahayu “.

Berbekal dari hasil pelatihan tersebut ibu ibu mulai menerapkan semua hasil di kampung halamannya. Dan pada tanggal 19 Desember 2018, merupakan hari bersejarah bagi  ibu- ibu, karena pada tanggal tersebut merupakan hari panen perdana hasil tanaman hidroponik . Pada panen perdana ini didapatkan 35 ikat kangkung segar, yang kurang lebih per ikatnya dengan berat 0,5 kg. Untuk hasil panen perdana ini dibagikan kepada anggota kelompok hidroponik Mukti Rahayu, dan sebagian dibagikan kepada teman teman yang berperan serta untuk kelompok hidroponik. Hasil panen tersebut ada yang dimasak langsung, di kediaman Ibu Ari Wardhani SE (Ketua Tim Penggerak PKK Desa Tambirejo ) istri dari Kepala Desa Tambirejo Bapak Yakub Raras Puspitanianto, S.Sos.  Dengan riangnya ibu ibu menikmati masakan kangkung hidroponik tersebut, dengan menu pelengkapnya disediakan Ibu Ari Wardhani.

Kegiatan hidroponik mulai berjalan Setiap pagi dan sore ibu- ibu anggota kelompok hidroponik Mukti Rahayu secara bergantian merawat secara langsung tanaman tersebut. Untuk saat ini kegiatan hidroponik lokasinya di pekarangan rumah Ibu Emi Endrawati / Bp. Warsito Dusun Mangunrejo.  Selain dari Pemerintah Desa dan Bp. Kepala Desa Tambirejo beserta istri, beliau berdua juga secara sukarela membantu kelompok hidroponik dengan menyediakan tempat, air, listrik dan kelengkapan lainnya.

Dalam awal prosesnya perawatan tanaman hidroponik kelompok Mukti Rahayu ini juga mendapatkan kunjungan dari dinas terkait yaitu Dispermades Kabupten Grobogan dan juga dari BBLM Yogyakarta . Dari  BBLM  Yogyakarta yang pernah mengunjungi adalah Bapak Bp. M Hery Salugu, SE, Msi  , dalam kunjungan tersebut Bapak Hery Salugu memberikan aplaus karena kelompok Mukti Rahayu ternyata langsung eksis untuk melaksanakan hasil pelatihan yang didapat.

Banyak dari berbagai intansi pernah yang berkunjung ke kelompok Mukti Rahayu dan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Grobogan, Drs. Sanyoto, MM.  juga memantau kegiatan tersebut, bahkan turut mencoba turut mengemas sayuran hidroponik menjadi paket per pak seberat 250 gram.

Seiring berjalannya waktu UPPK Mukti Rahayu yang semula menjadi tiga kelompok meleburkan diri menjadi Kelompok Hidroponik Mukti Rahayu Desa Tambirejo, dengan kepengurusan baru serta lokasi hidroponik di pindah ke lingkungan balai Desa Tambirejo.

Kelompok Hidroponik Mukti Rahayu  Desa Tambirejo  juga mulai bekerja sama dengan swalayan dan penjual sayur. Namun karena keterbatasan sumber daya yang ada belum bisa mensuplai secara stabil permintaan rekanan. Kelompok Hidroponik Mukti Rahayu mulai merencanakan dan  membuat agenda sebagai acuan agar program yang dibuat dapat terencana dan terarah sesuai dengan visi dan misi serta tujuan yang diharapkan. Selain itu kelompok Hidroponik Mukti Rahayu  Desa Tambirejo  juga berusaha tertib dalam administrasi baik pembukuan maupun keuangan.

  • Tujuan
  • Untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota kelompok agar tumbuh dan berkembang menjadi usaha yang mandiri.
  • Memperkuat kerjasama antar sesama anggota dan kelompok dan antar kelompok maupun dengan pihak l

Visi dan Misi

Visi “ Terwujudnya kelompok hidroponik yang mandiri berkesinambungan   dan berwawasan lingkungan”.

Misi “ Memajukan kerjasama dalam mengelola sumberdaya alam dan mengembangkan sumberdaya manusia untuk ketahanan pangan dan pendapatan secara berkelanjutan “.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *